Kamis, 05 September 2013

Ada hikmah di balik segala peristiwa

Ya Allah... Engkau Maha Kuasa, Engkau Maha segalanya. Laut, Gunung, segala isi di alam semesta ini semua adalah ciptaanMu dan tak ragu aku tentang itu, bahkan bila Engkau mau dan inginkan laut bisa saja Engkau jadikan tsunami, bahkan sebuah kota skalipun bisa saja Engkau tenggelamkan, gunung Engkau buat meletus, dan bila Engkau berkehendak bahkan alam semesta ini bisa saja Engkau jadikan sebuah debu hancur seketika dan itu sangat mudah bagiMu, aku percaya dan tak meragukan kekuasaanMu, Ya Allah Engkau Maha sgalanya, apa yang harus di banggakan dimuka bumi ini bila Engkau sudah berkhendak dan tlah berbuat, Ya Allah takdirMu adalah takdirMu kami hanyalah makhluk yang Engkau ciptakan, kami tidak berdaya, kami tidak kuasa. Tapi aku, kami mohon kepadaMu Ya Allah berilah kepada kami keikhlasan, kesabaran, ketawakalan dan Al Lutfu kecerdasan menangkap bahasa hikmah di balik sgala takdirMu. Amiin Ya Robbal Alamin...

Allah menciptakan alam semesta dan Allah menciptakan semua peristiwa di alam semesta dengan RahmatNya dan Ilmunya, berarti sgala peristiwa segala kejadian ada rahmat Allah ada Hikmah, hati yg bersih mampu membacanya.

Musibah yang terjadi di muka bumi ini dan pada manusia sudah Engkau jadwalkan dalam lauhul mahfudz, dalam takdir, dalam irodah qudrohMu dan tidak ada yg kebetulan dimuka bumi ini, orang yang menyebut kebetulan adalah orang yg tidak bertuhan.

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (Al Hadiid:22)

aku sadar bahwa selama ini Engkaulah yg memberiku rizki yang tak disangka-sangka, dan tak diduga saat aku miskin tak punya apa-apa, Engkau berikan kesembuhan disaat aku terkapar kesakitan oleh sebuah penyakit, Engkau berikan jalan keluar disaat aku bingung tak tahu harus bgaimana hadapi semua masalah di dunia, Engkau selalu menemani dan meyakinkanku di saat aku merasa sendiri berjalan lewati sebuah kehidupan. Ya Allah aku membutuhkanMu, Maaf kan segala dosa yang pernah aku lakukan selama ini, aku malu karna Engkau maha melihat dan tak ada alasan bagiku tuk berbuat dosa, Ya Allah bilamana aku lalai terhadap segala yang Engkau perintahkan aku mohon bimbinglah kami tuk slalu tetap berada di jalanMu. Ya Allah kuatkanlah hati pikiran agar slalu tetap istiqomah kuat berjalan, Ya Allah smoga tangan, kaki, mata, telinga dan segala pemberianMu menjadi manfaat yang baik karnaMu, lalu smoga aku trus bersyukur atas segala apa yang tlah Engkau berikan tubuh tanpa cacat, rizki yg berkah manfaat...

Ulasan Dari Santri (Majelis Az Zikra)

Ada sebagian orng yg menganggap kebahagiaan itu apabila punya rumah bertingkat kemudian uang bnyak berlipat lipat, kendaraan mewah serba berkilat, istripun tak kurang cantik memikat bahkan kadang kadang jumblahnya empat, namun taat kala tidak beribadah, tidak mendirikan sholat sama saja hidup tiap hari kayak kiamat. Ada juga orang yang beranggapan bahagia itu punya rumah gede kayak rumah gadang, permadani serba terbentang uang banyak di bank kemana mana naik pesawat terbang tiap hari tidak pernah makan gak pakai rendang, tiap sudut rumah bnyak kembang tetapi apakah itu kebahagiaan belum tentu... tanpa beribadah, mendirikan sholat dan dzikir kepada Allah SWT persis seperti kepala kita kejedot tiang.

Tujuan Hidup

Assalammualaikum Wr.Wb.

Hidup mereka sangatlah sederhana, jalani hidup walaupun susah tak menyerah walaupun hidup amatlah berat. Bukan harga yang dicari tapi cinta, bukan angka tapi nilai dihadapan Allah SWT, uang, kendaraan, rumah, pakaian, nikah, keluarga, dan makan minum adalah alat bukan tujuan hidup, lalu untuk apa kita hidup apakah mengumpulkan uang yang banyak, berkendaraan, berumah mewah, berpakaian, berkeluarga, makan minum lalu mati, hmm... apa bedanya dengan hewan... yang dipikirkan perut dan dibawah perut. Bukankah kita tlah di vonis mati oleh Allah, bukankah semua makhluk dimuka bumi akan mati. Dilahirkan dan dimatikan, dinilai lalu di putuskan, yang berdosa akan dimasukan di dalam neraka, yang beriman dan takwa penuh dengan kebaikan akan masuk surga.Ya Allah jadikan kita semua orang yang beriman kepadaMu dan juga karnaMu.

Orang yang beriman itu orang yang sangat bahagia, knapa dikatakan bahagia karna orang beriman paham untuk apa ia hidup di muka bumi ini, orang2 yang berbuat maksiat, orang yang berbuat dzolim, pejinah, koruptor itu orang2 yang tidak paham arti hidup yang sebentar di dunia ini, meraka hanya memimilih enak yang sesaat lalu mereka menderita berkepanjangan di akherat "mataaun qoliil walahum adzaabun aliim"  enak sebentar, tapi panjang penderitaannya, berjinah itu enak namun sebentar, korupsi enak sebentar, berapa lama sih hidup...!!! tapi akan mendapatkan penderitaan yang panjang di akherat, karna tak paham arti hidup, orang beriman subhanaulloh... dia tahu tujuan hidup, ngapain kita hidup di dunia ini, apa tujuannya, tentu Allah tidak serta merta menciptakan tanpa tujuan, tidak ada yang kebetulan, tidak ada yang tiada maksud, ada tujuannya yg jelas.... knapa... supaya terarah hidup kita, lalu apa donk tujuannya  "Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.”(QS. adz-Dzariyat:56).

Wama umiru illa liya’budullaha mukhlisiinalahuddiin tujuannya adalah mencari ridho Allah, Allahu ghayatuna Allah tujuan kita, beribadah karna Allah, beramal sholeh karna Allah, bekerja karna Allah, berkeluarga karna Allah, beraktifitas karna Allah, sehingga bukan angka lagi yang dicari tapi nilai, bukan harga tapi cinta, akhirnya kita bahagia karna Allah tujuannya. Sehingga nilai semua, ibadah bernilai, amal sholeh bernilai, rumah tangga bernilai, yang jadi bekal kita kelak di akherat nanti.

Lalu tugas hidup selanjutnya adalah "Kholifah", "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi''. (Al-Baqarah:30). Kita punya tugas di bumi ini menjadi kholifah mengabdi kepada Allah, ada tugas kantor, ada tugas rumah tangga, ada tugas sekolah, ada tugas negara hmm... jangan lupa ada tugas hidup, ngapain .... ngabdi sama Allah, menghambakan diri kepada Allah, ini tugas dari penciptaan hidup ini mengabdi kepada Allah maka fungsikan semua dijalan Allah karna itu semuanya menjadi alat. Popularitas, jabatan, harta, adalah alat... Allahuakbar... di fungsikan untuk mendekat kepada Allah, di fungsikan untuk mengajak sebanyak2nya makhluk untuk mendekat kepada Allah, takut riak itu riak, takut pujian itu juga riak karna orang beriman enggak peduli dipuji ataupun dihina dia akan jalan terus karna knapa Allahu ghayatuna karna Allah tujuannya, pedomannya Al Qur'an, teladannya uswahnya Nabi Muhammad SAW Laqad kaana lakum fi Rasulillah uswatun hasanah liman kaana yarjullaah wal yaumal akhir wazakarallaaha katsiira, sungguh pada diri Rosululloh SAW uswah hasanah teladan yang terbaik. Bagi siapa ... ??? bagi mereka yang ingin ridho Allah, Rahmat Allah, Hidayah Allah, Ampunan Allah, Berkah Allah, ingin surganya Allah, karna itulah ia memperbanyak dzikir... ingat Allah, ingat Rosululloh, ingat akherat, ingat alam kubur, ingat kematian yang semakin mendekat dan orang beriman tahu arti hidup sesaat ini, disini bukan tempat kita sekali lagi bukan disini tempat kita, tapi di akherat sana, bukan sekarang tapi nanti... wainna alddara alakhirata lahiya alhayawanu law kanoo yaAAlamoon. sesungguhnya kehidupan akherat itu, itulah sebenar benarnya kehidupan seandainya mereka mengimaninya, seandainya mereka mengetahui, orang beriman tahu itu, orang beriman mengimani itu, sehingga ia fungsikan dunia yang sesaat ini untuk menjadi bekal kebahagiaan selama lamanya di akherat nanti makanya kita mau berpuasa, lapar, mau haus, kita mau taat sebagai bekal kita di akherat nanti Allahuakbar... 

Smoga apa yang kita dapatkan di dunia dan yang diberikan oleh Allah menjadi alat yg bermanfaat dan berkah untuk diri sendiri juga seluruh makhluk hidup di muka bumi. Ya Allah ampuni kami, Ya Allah jadikanlah kami hambaMu yang baik, yang selalu berbuat baik, baik itu dalam hati, baik dalam pikiran, baik dalam tingkah laku, baik dalam ucapan, dan hati pikiran lisan amal selaras dengan perbuatan, sehingga menjadi hambaMu yang istiqomah, Ya Allah jadikanlah kami alatMu yang manfaat tebarkan kebaikan karnaMu, Ya Allah jadikanlah kami hambaMu yang Engkau ridhoi, Amiiiinn Ya Robbal Alamin... Bila ada salah2 kata aku minta maaf semoaga tulisan ini menjadi manfaat dan berkah menjadi alat untuk aku pribadi dan kita semua untuk lebih mendekat lagi kepada Allah SWT... Amiiin...

Kamis, 31 Januari 2013

Taubat

Sesungguhnya Malaikat Jibril telah datang kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian berkata :

Jibril : "Ya Muhammad, bahwasanya Allah uluk salam kepadamu, dan firman-Nya : Barang siapa (dari umatmu) bertaubat kira2 setahun sebelum meninggal dunia, maka diterimalah taubatnya".

Jawab Nabi : "Ya Jibril... setahun bagi umatku itu terlalu lama, bahkan menjadi lengah dan panjang angan2 (banyak berkhayal sehingga lupa)".

Maka Jibril pergi menghadap Allah menyampaikan permohonan Nabi Muhammad SAW. Kemudian datang lagi dan berseru :

Jibril : "Ya Muhammad, sesungguhnya Tuhanmu berfirman: Barang siapa bertaubat kira2 sebulan sebelum meninggal dunia, maka diterimalah taubatnya".

Jawab Nabi: "Ya Jibril... sebulan bagi umatku itu terlalu lama".

Maka Jibril pergi dan datang lagi dan berseru :

Jibril : "Ya Muhammad sesungguhnya Tuhanmu berfirman : Barang siapa bertaubat kira2 sehari sebelum meninggal dunia, maka diterimalah taubatnya".

Jawab Nabi : "Ya Jibril, sehari bagi umatku itu terlalu lama".

Maka Jibril pergi dan datang lagi dan berseru :

Jibril : "Ya Muhammad, Tuhanmu berfirman : Barang siapa bertaubat kira2 sejam sebelum meninggal dunia, maka diterimalah taubatnya".

Jawab Nabi : "Ya Jibril, satu jam bagi umatku itu terlalu lama".

Maka Jibril pergi dan datang lagi dan berseru :

Jibril : "Ya Muhammad, Tuhanmu berfirman : Barang siapa panjang umurnya berbuat maksiyat dan belum kembali (bertaubat) kepada-Ku sebelum meninggal dunia, kira2 setahun, sebulan, sehari, atau satu jam, sampai ruhnya ke tenggorokan, ia tidak dapat berkata atau mengajukan alasan dan menyesal dalam hatinya, maka Ku ampuni dosanya".

Pintu tobat akan tertutup rapat pada dua keadaan; pertama, ketika nyawa manusia sudah berada di tenggorokan. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah Yang Mahamulia lagi Mahaagung menerima tobat seseorang sebelum nyawanya sampai di tenggorokan.” (HR Tirmidzi)

Ya Allah ampuni hamba... Ya Rosul terima kasih... Sholawat dan salam semoga terlimpah dan tercurah kepada baginda Rasulillah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Allahumma Shalli Ala Sayyidina Wamaulana Muhammad...

Jumat, 04 Januari 2013

Islam - Iman - Ihsan

Pada suatu hari kami (Umar Ra dan para sahabat Ra) duduk2 bersama Rosulullah SAW. lalu muncul di hadapan kami seorang berpakaian putih, rambutnya hitam sekali dan tidak tampak tanda2 perjalanan. Tidak seorangpun dari kami yang mengenalnya. Dia langsung duduk menghadap Rasulullah SAW. kedua kakinya menghimpit kedua kaki Rasulullah, dari kedua telapak tangannya diletakkan di atas paha Rasulullah SAW...

Seraya berkata : Ya Muhammad beritahu aku tentang Islam?

Lalu Rasulullah SAW menjawab : Islam ialah bersyahadat bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad Rasulullah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan mengerjakan haji apabila mampu...

Kemudian dia bertanya lagi : Kini beritahu aku tentang iman?

Rasulullah SAW menjawab : Beriman kepada Allah, Malaikat2Nya, Kitab2Nya, Rosul2Nya, Hari akhir dan Beriman kepada Qodar baik dan buruknya...

Orang itu lalu berkata : Benar. Kini beritahu aku tentang ihsan?

Rasulullah berkata : 'Beribadah kepada Allah seolah2 anda melihatNya, karena sesungguhnya Allah melihat anda...

Dia bertanya lagi : Beritahu aku tentang Assa'ah (azab kiamat)?

Rasulullah menjawab : Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya...

Kemudian dia bertanya lagi : Beritahu aku tentang tanda2nya?

Rasulullah menjawab : Seorang budak wanita melahirkan nyonya besarnya. Orang2 tanpa sandal, setengah telanjang, melarat dan pengembala unta masing2 berlomba membangun gedung2 bertingkat...

Kemudian orang itu pergi menghilang dari pandangan mata.

Lalu Rasulullah SAW bertanya kepada Umar : Hai Umar tahukah kamu siapa orang yang bertanya tadi?

Lalu aku (Umar) menjawab : Allah dan Rasul2Nya lebih mengetahui...

Rasulullah SAW lantas berkata : Itulah Jibril datang untuk mengajarkan agama kepada kalian. (HR. Muslim).

"Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa ahli baitihi wa ‘alaa azwaajihi wa dzurriyyatihi kamaa shollaita ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid , wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa ahli baitihi wa ‘alaa azwaajihi wa dzurriyyatihi kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid"
“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada ahli baitnya dan istri-istrinya dan keturunannya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Dan berkahilah Muhammad dan kepada ahli baitnya dan istri-istrinya dan keturunannya, sebagimana Engkau telah memberkahi Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”
Dalam tangis klopak mata tak kering lagi, hati berkata : YA ROSUL AKU RINDU KEPADAMU ...

Diam itu emas, berkata baik itu berlian

Diam itu lebih baik dari pada bicara tidak baik, bicara baik lebih baik dari pada diam, diam itu emas, tapi bicara baik berlian, Tiap ucapan anak Adam menjadi tanggung jawabnya, kecuali menyebut nama Allah, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah kemungkaran “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam." (Sahih Bukhari).  "Apapun kata yang terucap pasti disaksikan oleh Raqib dan ‘Atid”.( Surah Qaff:18).  Semua akan dipertanggung jawabkan dan tak ada lg sebuah pengingkaran dalam sebuah pengakuan (kematian), orang beriman saja masih takut kepada ancamanNya, mengharapkan pahalaNya dan bersungguh2 melaksanakan perintah dan meninggalkan laranganNya, karna setiap langkah, kata2 yg terucap, dan seluruh anggota badan akan dimintai tanggung jawab atas perbuatan yg tlah dilakukan, hati2lah sebelum berbuat, berucap, atau melangkah, maha suci Allah dengan segala firmannya,Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati semuanya kelak pasti akan dimintai tanggung jawabnya”. (QS. Al Isra’ : 36). Semoga perkataan kita yg baik selaras dengan tingkah laku kita, jujur, amanah tanpa dusta, pintar tanpa sombong, tak ada permainan kebonghongan tuk mencapai sebuah tujuan... Ya Allah ampuni hamba ...

Mengapa Kita Gelisah ?


  1. Karna kita banyak dosa.
  2. Karna kita banyak bermaksiat dan tak mau berhenti berdusta, fitnah, membicarakan orang lain, qibah, merendahkan orang lain, sombong diri, merasa paling pintar dan slalu menzolimi makhluk Allah.
  3. Menuruti hawa nafsu yang tak kunjung reda, seperti haus lalu minum tuk menghilangkan dahaga, ia puaskan hawa nafsunya smakin lama nafsu menguasai dirinya akhirnya ia kecanduan.
  4. Karna terlalu cinta kepada dunia, padahal dunia ini sementara, kita hanyalah mampir... padahal tak ada yang dibawa didunia ini kecuali amal Sholeh, dan kehidupan yang sesungguhnya adalah di akherat nanti.
  5. Karna dirinya trutama hati terdapat sifat busuk, riak, bangga diri, dengki, dendam, senang berdusta, malas Ibadah.
  6. Karna makan - makanan yang haram.
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. " (QS. Al Baqaroh 2:168).

Ya Allah ampunilah hamba...

Selasa, 25 Desember 2012

Sang Maut

Kematian adalah kepastian
Tak guna menghindar
Pasti 'kan terkejar
Tiada tempat lari tiada tempat sembunyi
Diperut bumi atau di dasar laut
Atau di sudut galaksi terjauh
Dalam ruang angkasa tanpa tepi
Dan malaikat maut pasti datang menjemput
Kalau bukan kerna pedang
Orang mati lantaran sebab yang lain
Aneka ragam sebab kematian
Namun hakikat kematian cuma satu
Awal kebangkitan 
Menuju hidup baru
Dalam keabadian

Minggu, 23 Desember 2012

Assalamualaikum Sahabatku, inilah diantara kriteria Suami Sholeh

  1. Imam teladan dalam ketaqwaan, bukan hanya dicintai tetapi dihormati & ditaati oleh istri & anak anak
  2. Sangat kuat mengingatkan ibadah, seperti selalu mengingatkan istri dan anak" dlm hal kebaikan,     mengingatkan utk sholat malam, tadabburul Qur'an, dhuha dsb
  3. Guru bagi kluarga, serius & rutin utk pembinaan kluarganya, tarbiyah holiqoh bagi kluarga
  4. Mencukupkan kluarganya dgn rizki yg halal semampunya
  5. Berakhlak mulia, penuh kasih sayang, rendah hati & mesra, "Gaulilah kluargamu dgn akhlak mulia " (QS An-nisaa 19). Rasulullah bersabda, "Sebaik baik kalian yg bersikap terbaik pd kluarga kalian, & aku adalah bersikap terbaik pd kluargaku"
  6. Meringankan beban istri, seperti Rasulullah menjahit pakaian sendiri, memperbaiki sepatu sendiri & memerah susu sendiri
  7. Mendengar & menghargai pendapat istrinya
  8. Memanggil istri dg panggilan manja, "Duhai bidadariku dunia akhirat" Rosulullah memanggil Aisyah "wahai yg kemerah merahan"
  9. Tidak malu minta maaf kalau memang salah
  10. Marahnya dgn cinta, apabila melihat kemungkaran dlm kluarga, maka marah tp tak benci
  11. Membentengi keberkahan kluarga dgn sedekah & mengasuh yatim
  12. Mempersiapkan anak"nya utk menjadi generasi Pewaris para Nabi, generasi rabbani yg tangguh
  13. Sering memberi ciuman & hadiah kejutan
  14. Mengajak kluarga duduk di Majlis Ilmu & bershilturrahim dgn ulama
  15. Kuat doanya utk kluarga. "Duhai Robb kami, anugerahkanlah kami isteri & keturunan kami sebagai penyenang hati kami & jadikanlah kami imam bagi org yg bertakwa” (QS Al-furqaan 74)
Itulah ciri suami sholeh sahabatku, semoga manfaat dan berkah bg kehidupan kita semua,

Semoga Allah memberikan banyak kebahagiaan dr kluarga kita, hingga kita betul" dirindu surgaNYA, aamiin...
Cinta dan keyakinan dalam sebuah kejujuran menemani dlm sebuah perjalanan panjang, membawa sebuah amanah dan janji dalam hati, ak pergi dengan bekal ayat2 kecil yg kubaca stiap hari, bergelang butiran kusam bertali di tangan, dalam tangis klopak mata tak kering lagi, hati berkata : Ya Rosul Ak Rindu DENGANMU ... (Allahumma shalli ala sayyidina wa maulana Muhammad) "Bismillaahit tawakkaltu ‘alallaahi laa khaula wa laa quwwata illaa billaah" (Dengan nama Allah aku berserah diri kepada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain karena Allah). Ya Allah ampunilah hamba, lindungilah hamba dalam perjalanan... Amin Ya Robbal Alamiinnn...

Selasa, 21 Agustus 2012

Tak Perlu Mengeluh (by. a.r)

Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin.....”
Allah menjawab : “Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah (QS. Yasin ; 82)

... ... ... Ketika kita mengeluh : “Capek banget gue....”
Allah menjawab : “...dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS.An-Naba :9)

Ketika kita mengeluh : “Berat banget yah, gak sanggup rasanya...”
Allah menjawab : “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah : 286)

Ketika kita mengeluh : “Stressss nih...Panik...”
Allah menjawab : “Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang”. (QS. Ar-Ro’d :28)

Ketika kita mengeluh : “Yaaaahh... ini mah semua bakal sia-sia..”
Allah menjawab :”Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah :7) ga ada yg sia sia bg org beriman.

Ketika kita mengeluh : “Gile aje..gue sendirian..gak ada seorangpun yang mau bantuin...”
Allah menjawab : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin :60

Ketika kita mengeluh : “ Duh..sedih banget deh gue...”
Allah menjawab : “La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)

Islam Dan Perempuan

Agama Islam telah mengembalikan fitrah kaum perempuan dari kebiasaan jahiliyah
Yang menganggap kedudukan perempuan sangat rendah menjadi suci dan terhormat
Kata-kata perempuan adalah baik
Hikmat kepada orang tua
Patuh pada suami
Takut kepada Allah
Mengikuti perintah sunah Rasulullah
Perempuan mengenal rumah tangga seperti memahami setiap sisi dirinya sendiri
Walaupun terkadang perjuangan mereka sulit
Kaum perempuan tak berkeluh kesah
Tak juga menyombongkan diri
Selalu meletakkan sesuatu pada tempatnya
Inilah harkat perempuan yang mulia dan bermartabat
Dengan lima sifat utama : Benar, Jujur, Pandai, Fasih Terdidik dan Bersifat Malu
Dari merekalah kita dilahirkan
Maka kepada merekalah kasih kita seharusnya berada....

Kumpulan Syair Kehidupan

Aku tidak ingin menang
Aku hanya ingin benar !!!

100 Kalimat Indah Dalam Lirik Lagu Iwan Fals

“Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan” (Puing – album Iwan Fals Sarjana Muda 1981)

“Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu”. (Bangunlah Putra-Putri Pertiwi – album Sarjana Muda 1981)

"Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu”. (Galang Rambu Anarki – album Iwan Fals
Opini 1982)

“Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh”. (Maaf Cintaku - album Iwan Fals
Sugali 1984)

“Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati”. (Berkacalah Jakarta - album Iwan Fals Sugali 1984)

“Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang”. (Cik - album Iwan Fals
Sore Tugu Pancoran 1985)

“Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah”. (Entah - album Iwan Fals
Ethiopia 1986)

“Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar ?, setelah bunga tak lagi mekar”. (Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang - album Iwan Fals Ethiopia 1986)

“Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah”. (Ya Ya Ya Oh Ya - album Iwan Fals Aku Sayang Kamu 1986)

“Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan”. (Selamat Tinggal Malam - album Iwan Fals Aku Sayang Kamu 1986)

--------------------------------------------------------

“Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita”. (Kota - album Iwan Fals Aku Sayang Kamu 1986)

“Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja

yang pasti kita temukan”. (Lancar - album Iwan Fals Lancar 1987)

“Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam”. (Surat Buat Wakil Rakyat - album Iwan Fals
Wakil Rakyat 1987)

“Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang, segala sesuatu ada harga

karena uang”. (Nak - album Iwan Fals 1910 1988)

“Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri”. (Mimpi Yang Terbeli - album Iwan Fals 1910 1988)

“Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, Ibu”. (Ibu - album Iwan Fals 1910 1988)

“Memang usia kita muda namun cinta soal hati, biar mereka bicara telinga kita terkunci”. (Buku Ini Aku Pinjam - album Iwan Fals 1910 1988)

“Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari”. (Ada Lagi Yang Mati - album Iwan Fals 1910 1988)

“Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat”. (Perempuan Malam - album Iwan Fals
Mata Dewa 1989)

“Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal”. (Nona - album Iwan Fals Mata Dewa 1989)

--------------------------------------------------------

“Oh ya! ya nasib, nasibmu jelas bukan nasibku, oh ya! ya takdir, takdirmu jelas bukan takdirku”. (Oh Ya! - album Iwan Fals
Swami 1989)

“Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi”. (Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) - album Iwan Fals Swami 1989)

“Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?”. (Condet - album Swami 1989)

“Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang”. (Bongkar - album Iwan Fals Swami 1989)

“Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan”. (Bongkar - album Iwan Fals Swami 1989)

“Orang tua pandanglah kami sebagai manusia, kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”. (Bongkar - album Iwan Fals Swami 1989)

“Satu luka perasaan, maki puji dan hinaan, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan”. (Rajawali - album
Kantata Takwa 1990)

“Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata”. (Paman Doblang - album Kantata Takwa 1990)

“Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah”. (Orang-Orang Kalah - album Kantata Takwa 1990)

“Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta”. (Nocturno - album Kantata Takwa 1990)

--------------------------------------------------------

“Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi”. (Kesaksian - album Kantata Takwa 1990)

“Ingatlah Allah yang menciptakan, Allah tempatku berpegang dan bertawakal, Allah maha tinggi dan maha esa, Allah maha lembut”. (Kantata Takwa - album Kantata Takwa 1990)

“Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar”. (Gelisah - album Kantata Takwa 1990)
“Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti”. (Air Mata - album Kantata Takwa 1990)

“Alam semesta menerima perlakuan sia sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya”. (Untuk Bram - album Iwan Fals
Cikal 1991)

“Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya”. (Pulang Kerja - album Iwan Fals Cikal 1991)

“Dimana kehidupan disitulah jawaban”. (Alam Malam - album Iwan Fals Cikal 1991)

“Ada dan tak ada nyatanya ada”. (Ada - album Iwan Fals Cikal 1991)

“Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri”. (Nyanyian Jiwa - album
Swami Il 1991)

“Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani”. (Hio - album Swami Il 1991)

--------------------------------------------------------

“Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar, jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi”. (Di Mata Air Tidak Ada Air Mata - album Iwan Fals
Belum Ada Judul 1992)

“Mengapa besar selalu menang?, bebas berbuat sewenang wenang, mengapa kecil selalu tersingkir?, harus mengalah dan menyingkir”. (Besar Dan Kecil - album Iwan Fals Belum Ada Judul 1992)

“Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku, aku ingat mimpiku, aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung”. (Aku Disini - album Iwan Fals Belum Ada Judul 1992)

“Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang”. (Lagu Satu - album Iwan Fals
Hijau 1992)

“Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan”. (Lagu Dua - album Iwan Fals Hijau 1992)

“Kita harus mulai bekerja, persoalan begitu menantang, satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu aku adalah aku”. (Lagu Tiga - album Iwan Fals Hijau 1992)

“Kenapa kebenaran tak lagi dicari?, sudah tak pentingkah bagi manusia?” (Lagu Empat- album Iwan Fals Hijau 1992)

“Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?”. (Lagu Empat- album Iwan Fals Hijau 1992)

“Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu”. (Lagu Lima - album Iwan Fals Hijau 1992)

“Biar keadilan sulit terpenuhi, biar kedamaian sulit terpenuhi, kami berdiri menjaga dirimu”. (Karena Kau Bunda Kami - album
Dalbo 1993)

--------------------------------------------------------

“Apa jadinya jika mulut dilarang bicara?, apa jadinya jika mata dilarang melihat?, apa jadinya jika telinga dilarang mendengar?, jadilah robot tanpa nyawa yang hanya mengabdi pada perintah”. (Hura Hura Huru Hara - album Dalbo 1993)

“Tertawa itu sehat, menipu itu jahat”. (Hua Ha Ha - album Dalbo 1993)

“Nyanyian duka nyanyian suka, tarian duka tarian suka, apakah ada bedanya?” (Terminal – single 1994)

“Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi”. (Satu Satu – album Iwan Fals
Orang Gila 1994)

“Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan, jangan marah-marah nanti cepat mati, santai sajalah”. (Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Iwan Fals Orang Gila 1994)

“Mau insaf susah, desa sudah menjadi kota”. (Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Iwan Fals Orang Gila 1994)

“Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya?, dimana bedanya?”. (Doa Dalam Sunyi – album Iwan Fals Orang Gila 1994)

“Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja”. (Awang Awang – album Iwan Fals Orang Gila 1994)

“Bagaimana bisa mengerti?, sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam?, sedang kita belum bicara”. (Awang Awang – album Iwan Fals Orang Gila 1994)

“Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu, aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan”. (Nasib Nyamuk – album Iwan Fals & Sawung Jabo
Anak Wayang 1994)

--------------------------------------------------------

“Oh susahnya hidup, urusan hati belum selesai, rumah tetangga digusur raksasa, pengusaha zaman merdeka”. (
Oh – single 1995)

“Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi”. (
Mata Hati – album Iwan Fals Mata Hati 1995)

“Sang jari menari jangan berhenti, kupasrahkan diriku digenggaman-Mu”. (Lagu Pemanjat – album Iwan Fals
Lagu Pemanjat 1996)

“Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru”. (Songsonglah – album
Kantata Samsara 1998)

“Berani konsekuen pertanda jantan”. (Nyanyian Preman – album Kantata Samsara 1998)

“Dengarlah suara bening dalam hatimu, biarlah nuranimu berbicara”. (Langgam Lawu – album Kantata Samsara 1998)

“Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian”. (Lagu Buat Penyaksi – album Kantata Samsara 1998)

“Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar sekalipun”. (Di Ujung Abad - album Iwan Fals
Suara Hati 2002)

“Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri, selamat dating kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri”. (Dendam Damai - album Iwan Fals Suara Hati 2002)

“Berdoalah sambil berusaha, agar hidup jadi tak sia-sia”. (Doa - album Iwan Fals Suara Hati 2002)

--------------------------------------------------------

“Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita”. (Seperti Matahari - album Iwan Fals Suara Hati 2002)

“Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi”. (Seperti Matahari - album Iwan Fals Suara Hati 2002)

“Jangan heran korupsi menjadi jadi, habis itulah yang diajarkan”. (Politik Uang – album Iwan Fals
Manusia Setengah Dewa 2004)

“Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik”. (Para Tentara – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Terhadap yang benar saja sewenang wenang, apalagi yang salah”. (Mungkin – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Begitu mudahnya nyawa melayang, padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang”. (Matahari Bulan Dan Bintang – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu?”. (Matahari Bulan Dan Bintang – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau”. (Manusia Setengah Dewa – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Di lumbung kita menabung, datang paceklik kita tak bingung”. (Desa – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang”. (Dan Orde Paling Baru – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

--------------------------------------------------------

“Buktikan buktikan!, kalau hanya omong burung beo pun bisa”. (Buktikan – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Dunia politik dunia bintang, dunia hura hura para binatang”. (Asik Nggak Asik – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Dewa-dewa kerjanya berpesta, sambil nyogok bangsa manusia”. (17 Juli 1996 – album Iwan Fals Manusia Setengah Dewa 2004)

“Tanam-tanam pohon kehidupan, siram siram sirami dengan sayang, tanam tanam tanam masa depan, benalu-benalu kita bersihkan”. (
Tanam-Tanam Siram-Siram – single 2006 - album Iwan Fals Keseimbangan 2010)

“Ada apa gerangan mengapa mesti tergesa gesa, tak bisakah tenang menikmati bulan penuh dan bintang”.
(
Haruskah Pergi – 2006 - Iwan Fals & Indra Lesmana)
“Persoalan hidup kalau diikuti tak ada habisnya, soal lama pergi soal baru datang”. (
Selancar – 2006 - Iwan Fals & Indra Lesmana)

“Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah”. (Rubah – album Iwan Fals
50:50 2007)

“Satu hilang seribu terbilang, patah tumbuh hilang berganti”. (Pulanglah – album Iwan Fals 50:50 2007)

“Hidup ini indah berdua semua mudah, yakinlah melangkah jangan lagi gelisah”. (KaSaCiMa – album Iwan Fals 50:50 2007)

“Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti”. (Ikan-Ikan – album Iwan Fals 50:50 2007)

--------------------------------------------------------

“Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma, ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa”. (Cemburu – album Iwan Fals 50:50 2007)

“Hukum alam berjalan menggilas ludah, hukum Tuhan katakan “Sabar!”. (
Kemarau – uncassette)

“Yang pasti hidup ini keras, tabahlah terimalah”. (
Joned – uncassette)

“Oh negeriku sayang bangkit kembali, jangan berkecil hati bangkit kembali”. (
Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)

“Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang, ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang”. (Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)

“Tuhan ampunilah kami, ampuni dosa-dosa kami, ampuni kesombongan kami, ampuni bangsa kami, terimalah disisi-Mu korban bencana ini”. (
Saat Minggu Masih Pagi – uncassette)

“Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya, jangan disimpan jangan dipendam, merdekakan jiwa”. (Nyatakan Saja – uncassette)

“Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah, jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu”. (
Merdeka – uncassette)

“Kau paksa kami untuk menahan luka ini, sedangkan kau sendiri telah lupa”. (
Luka Lama – uncassette)

“Oh Tuhan tolonglah, lindungi kami dari kekhilafan, oh ya Tuhan tolonglah, Ramadhan mengetuk hati orang orang yang gila perang”. (
Selamat Tinggal Ramadhan – uncassette)

--------------------------------------------------------